Sejarah KIH FK Unud

Sejarah terbentuknya BSO KIH FK Unud dimulai sebelum tahun 2001 oleh dr. Wirakusuma, saat itu KIH masih menjadi bagian dari Departemen Penalaran Keilmiahan BEM karena belum memenuhi syarat untuk menjadi sebuah Badan Semi Otonom ( BSO ). Pada masa itu KIH belum begitu diminati kalangan mahasiswa sebagai wadah pengembangan minat bakat khususnya bidang keilmiahan dikarenakan belum memiliki program kerja yang jelas dan hanya terbatas pada keikutsertaan lomba karya tulis mahasiswa. Hal ini tersu berlangsung hingga tahun 2001. Pada masa kepemimpinan dr. Artawan tahun 2001, KIH telah memiliki kegiatan semacam LATDAS ( Latihan Dasar ) namun pesertanya hanya berjumlah 6 orang dan 5 orangnya mengundurkan diri karena tidak ada kegiatan lagi setelah itu.

Pada tahun 2002 KIH mulai dilirik dan diminati sehingga anggotanya bertambah. Saat itu kepemimpinan dipegang selama 2 periode oleh dr. Nyoman Sutarsa, MPH yang saat ini menjabat sebagai salah satu staff pengajar di bagian IKK/IKP FK Unud. Masa kepemimpinan beliau merupakan suatu titik balik bagi KIH sehingga KIH berkembang menjadi suatu BSO pada tahun 2003 dan untuk pertama kalinya disusun AD/ART BSO KIH FK Unud serta terselenggarakannya Musyawarah Anggota ( MUSANG ) pada akhir kepengurusan tahun 2003. Pemilihan Ketua KIH saat Musang tahun itu mengumumkan bahwa dr. Made Siswadi Semadi, Sp. PD sebagai ketua yang baru dan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan selama 2 tahun. Meski ditetapkan sebagai BSO pada tahun 2003, namun hari ulang tahun KIH mulai ditetapakan pada 25 April 2004 dikarenakan pada tahun 2003 belum ditentukan mengingat masih berupaya membangun dasar yang kokoh dalam pengembangan KIH.

Setelah tahun 2002 KIH menunjukan prestasi – prestasi akademiknya dengan menjuarai berbagai kompetisi ilmiah baik tingkat regional, nasional hingga internasional. Kompetisi – kompetisi bergengsi yang telah dimenangkan menjadikan KIH diperhitungakn oleh pihak dekanat baik dukungan moral maupun fasilitas lainnya. Tidak berhenti sampai disitu saat ini KIH semakin berkembang dengan sistem kaderisasi dan program kerja disamping segudang prestasi yang diraihnya. Program Kerja yang telah dirancang bersama para alumnus KIH serta dukungan dosen pembina ini pun tak terlepas dari sederet para Ketua KIH antara lain :

 

  1. 2001 – 2003 : Nyoman Sutarsa ( 2001 )
  2. 2003 – 2005 : Made Siswadi Semadi ( 2002 )
  3. 2005 – 2006 : Pt Bgs Surya Witantra Giri ( 2003 )
  4. 2006 – 2007 : Hermes Santosa ( 2004 )
  5. 2007 – 2008 : Desak Made Mustika Dewi ( 2005 )
  6. 2008 – 2009 : A.A. Made Wijaya Kusuma ( 2006 )
  7. 2009 – 2010 : Putu Yuniadi Antari ( 2007 )
  8. 2010 – 2011 : Iska Novi Udayani ( 2008 )
  9. 2011 – 2012 : Putu Angga Risky Raharja ( 2009 )
  10. 2012 – 2013 : I Putu Yuda Prabawa ( 2010 )
  11. 2013 – 2014 : I Made Yoga Prabawa ( 2011 )
  12. 2014 – 2015 : Gede Ngurah Rsi Suwardana ( 2012 )
  13. 2015 – 2016 : Gede Benny Setia Wirawan ( 2013 )
  14. 2016 – 2017 : Made Lady Adelaida Purwanta ( 2014 )
  15. 2017 – 2018 : I Putu Hendri Aryadi ( 2015 )